Call Us : 021-8096411 Motto : SMART & PRUDENT

Kesmas S1

Kesmas S1

Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat mempelajari, mengkaji, dan menguasai ilmu dan seni untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat yang optimal melalui pembangunan kesehatan yang komprehensif. Dengan bertambah besar dan kompleksnya masalah kesehatan dan sumber daya manusia memasuki abad ke-21 ini, maka sebagai solusi sumbangsih dari Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan, Universitas MH Thamrin Jakarta mencanangkan dua peminatan unggulan yaitu Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) serta Promosi Kesehatan (Promkes) yang menghasilkan lulusan siap pakai sesuai delapan kompetensi di bidang pelayanan kesehatan baik di dalam maupun di luar negeri, perusahaan baik negeri maupun swasta agar dapat melakukan fungsinya dalam menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat dan inilah yang menjadi ciri lulusan kesehatan masyarakat.

Visi
Pada tahun 2020, Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat menjadi program studi yang terdepan dalam penguasaan kompetensi bidang kesehatan masyarakat khususnya Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan Promosi Kesehatan serta berwawasan kewirausahaan sehingga mampu bersaing di era globalisasi berlandaskan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Misi

  1. Menyelenggarakan sistem pendidikan S1 Kesehatan Masyarakat yang memiliki kompetensi khususnya berbasis Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan Promosi Kesehatan berlandaskan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
  2. Menyelenggarakan pendidikan dengan kurikulum KKNI berlandaskan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
  3. Menghasilkan lulusan S1 Kesehatan Masyarakat yang mampu berkomunikasi bahasa inggris dan jiwa kewirausahaan.
  4. Menyelenggarakan Proses Belajar Mengajar (PBM) dengan metode dan sistem pembelajaran yang bermutu sesuai standarisasi kompetensi Sarjana Kesehatan Masyarakat berlandaskan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
  5. Menyelenggarakan penelitian khususnya dibidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan Promosi Kesehatan berlandaskan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.
  6. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat dengan mengaplikasikan teori yang di dapat dalam pendidikan langsung diimplementasikan pada permasalahan (current issue) khususnya dibidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan Promosi Kesehatan.
  7. Menjalin kerjasama dengan pihak terkait dalam menunjang pencapaian program baik di dalam maupun di luar negeri.
Tujuan
  1. Dihasilkan sarjana dibidang kesehatan masyarakat yang memiliki kemampuan, keterampilan yang handal, serta kepribadian yang cakap dan berakhlak mulia yang dibutuhkan masyarakat, negara dan dunia usaha terutama dibidang Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) dan Promosi Kesehatan.
  2. Dihasilkan penemuan baru atau memajukan (kreatif dan inovatif) dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi kesehatan masyarakat melalui berbagai penelitian uji coba lapangan dengan pola pikir ilmiah
  3. Dilaksanakan pengabdian kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian Prodi S1 Kesehatan Masyarakat kepada masyarakat dalam bidang kesehatan dengan menerapkan prinsip-prinsip keilmuan
  4. Digalang kerjasama dengan lembaga lain baik secara vertikal maupun horisontal dan kooperatif dalam rangka pembinaan program studi dan personil dengan lembaga yang terkait terutama dengan pemerintah daerah, instansi kesehatan dan dunia usaha.
Sasaran

Secara garis besar sasaran dan strategi yang ingin dicapai selama pendidikan 8 (delapan) semester adalah sebagai berikut:
  1. Diselenggarakannya proses PBM dengan lancar dan bermutu, mengikuti perkembangan IPTEK sesuai dengan Peraturan Perundangan yang berlaku mencapai 80%.
  2. Dikembangkannya kurikulum Prodi S1 Kesehatan Masyarakat yang sesuai dengan Kurikulum KKNI dan kebutuhan pasar tenaga (stakeholders) mencapai 80%.
  3. Diselenggarakannnya proses PBM sesuai dengan kurikulum yang dikembangkan dan metode belajar yang tepat, modern serta kondusif bagi pencapaian tujuan pendidikan mencapai 80%.
  4. Dilaksanakannya kegiatan kegiatan akademik yang menunjang pengembangan kurikulum dan penyelenggaraan PBM yang bermutu, seperti mengadakan pembekalan komunikasi kesehatan masyarakat dalam bahasa inggris, pelatihan, seminar, penelitian dan pengabdian masyarakat mencapai 90%.
  5. Tersedianya sarana dan prasarana yang memadai dan kondusif untuk menunjang pelaksanaan PBM yang berkuaitas mencapai 90%.
  6. Terjaminnya ketersediaan dana untuk menunjang sumber daya yang dibutuhkan dalam menyelengggarkan PBM, penelitian dan pengabdiaan kepada masyarakat mencapai 95%. 
  7. Terbentuknya kerjasama dan kemitraan yang efektif dalam bidang kesehatan masyarakat baik pada tingkat nasional, regional maupun internasional untuk menunjang proses belajar-mengajar mencapai dalam negeri 100% dan luar negeri 5%.
  8. Penguasaan mahasiswa terhadap ilmu pengetahuan dan teknologi mencapai 100%.
Kurikulum
Pengembangan kurikulum Program Studi  S1 Kesehatan Masyarakat dilakukan dengan merujuk pada visi, misi program studi dan Universitas MH Thamrin.  Kurikulum secara berkala senantiasa dikaji dan disempurnakan kesesuaiannya tidak hanya dengan visi dan misi program studi maupun universitas namun dengan adanya perubahan regulasi Undang-Undang Pendidikan Tinggi No.12 Tahun 2012, Standar Nasional Perguruan Tinggi yang telah disahkan dan berdasarkan PP Nomor 4 Tahun 2014 serta Peraturan Presiden Nomor 8 Tahun 2012 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional (KKNI). Hal ini guna menjamin mutu lulusan sesuai standarisasi kompetensi Sarjana Kesehatan Masyarakat Indonesia. Bobot SKS yang ditempuh yaitu sebanyak 146 SKS (sudah termasuk PBL dan Magang). 

Informasi Lainnya :
Keilmuan S1 Kesehatan Masyarakat:
  1. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
  2. Promosi Kesehatan (Promkes)
  3. Administrasi Kebijakan Kesehatan (AKK)
  4. Kesehatan Lingkungan
  5. Gizi Kesehatan Masyarakat
  6. Biostatistik Kesehatan
  7. Kesehatan Reproduksi
  8. Epidemiologi
Keahlian Keunggulan
  1. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
  2. Promosi Kesehatan
Kompetensi Lulusan Kesehatan Masyarakat:
  1. Kemampuan untuk melakukan kajian dan analisa
  2. Kemampuan untuk mengembangkan kebijakan dan perencanaan program kesehatan
  3. Kemampuan untuk melakukan komunikasi
  4. Kemampuan untuk memahami budaya lokal
  5. Kemampuan untuk melakukan pemberdayaan masyarakat
  6. Memahami dasar-dasar ilmu kesehatan masyarakat
  7. Kemampuan untuk merencanakan dan mengelola sumber dana
  8. Kemampuan untuk memimpin dan berfikir sistem
Tenaga Pengajar
Para praktisi serta tenaga pengajar yang sangat kompeten dalam bidangnya, lulusan magister (S2) dan doktor (S3) dari berbagai perguruan tinggi terkemuka baik dari dalam maupun luar negeri (Universitas Indonesia, Universiti Kebangsaan Malaysia, Monash University, dll)

Gelar Lulusan
Peserta didik yang telah menyelesaikan pendidikan akan menyandang gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.K.M)

Syarat Pendaftaran
Program Reguler (SKM 4 Tahun/8 Semester)
  1. Menyerahkan fotocopy ijazah terlegalisir/surat keterangan lulus SMA dan SMK Kesehatan dan Non Kesehatan
  2. Pas foto 3x4 berwarna sebanyak 3 lembar
  3. Membayar biaya pendaftaran
  4. Mengikuti tes tulis dan tes wawancara
Program Ekstensi/Alih Jenjang (SKM 2 Tahun/4 Semester)
  1. Menyerahkan fotocopy ijazah dan transkip nilai terlegalisir Diploma III Kesehatan
  2. Pas foto 3x4 berwarna sebanyak 3 lembar
  3. Membayar biaya pendaftaran
  4. Mengikuti tes wawancara
Prospek Kerja
Lulusan Sarjana Kesehatan Masyarakat memiliki peluang bekerja di berbagai bidang antara lain: Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan, Puskesmas, Rumah Sakit Pemerintah maupun Swasta, HSE (Departemen K3 dan Lingkungan) di Pusat Industri, Fasilitator Pengembangan Kesehatan Masyarakat, LSM/NGO, Institusi Pendidikan, Peneliti di Lembaga Penelitian dan Kesehatan, Wirausaha di bidang kesehatan, dll